Tangan Terasa Panas Saat Terken「Online Baccarat Cheating」a Cabai? Ini Penyebabnya

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat

DOnline BOnline Baccarat Cheatingaccarat CheatingonlinOnline Baccarat Cheatinge Baccarat CheatingapatOnline Baccarat Cheatingkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Artinya, cara tubuh bereaksi terhadap pembakaran cabai cukup sebanding dengan reaksinya terhadap suhu tinggi. Tak heran, ketika kulit atau tangan terkena cabai, akan menimbulkan rasa panas, iritasi, dan kemerahan bisa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebanyakan orang Indonesia umumnya lebih menyukai makanan pedas dibanding makanan manis atau gurih. Kecintaan terhadap makanan pedas ini telah menjadi ciri khas masakan Indonesia, pedas dan “membakar”.

Kenikmatan mengonsumsi makanan pedas ini tak jarang meninggalkan rasa panas di mulut dan tangan yang digunakan untuk menyantap. Sensasi atau tangan panas yang terkena cabai ini tentu membuat tak nyaman dan mengganggu, apalagi bila bertahan lama.

Efek yang lebih buruk bisa terjadi apabila cabai atau capsaicin tak sengaja terkena mata seperti kemerahan, perih, dan rasa sakit yang hebat. Bahkan menghirup capsaicin juga bisa mengganggu, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan seperti asma. 

Bahkan, rasanya makan kurang afdal tanpa kehadiran cabai atau sambal. Tak heran, bila kini banyak bermunculan jenis makanan yang mengusung rasa pedas, dari makanan utama hingga camilan. 

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Tangan Panas Akibat Terkena Cabai

Dilansir dari laman Live Strong, Senin (10/5/2021), ada tujuh senyawa kimia dalam cabai yang menghasilkan rasa panas, tetapi capsaicin adalah biang kerok utamanya.

Baca juga: Antibusuk, Ini 5 Cara Menyimpan Cabai agar Tahan Lama sampai Dua Bulan

Senyawa ini ditemukan pada tanaman cabai atau tumbuhan dari anggota Genus Capsicum, yang membuat anggota tumbuhan tersebut memiliki pedas dan menimbulkan rasa panas bila terkena. 

Baca juga: Trik Menanam Cabai Rawit agar Buahnya Lebat

Sel saraf tertentu di kulit, persendian, dan selaput bereaksi saat terkena capsaicin. Sensasi terbakar tersebut disebabkan oleh ion kalsium yang membanjiri sel saraf. 

Reseptor ini adalah bagian dari sekelompok reseptor, yang juga bertanggung jawab mengatur suhu tubuh dan bereaksi terhadap panas yang ekstrem. 

Baca juga: Cara Meremajakan Tanaman Cabai yang Sudah Tua Kembali Subur

Sensasi panas layaknya terbakar dari cabai itu rupanya disebabkan oleh kandungan capsaicin atau kapsaisin dalam cabai.