Malaysia Gambling Network_Online gambling games_Indonesia Gaming

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat

Indonesia Casinopihak GaIndonesia Casinoruda pun akhirnya menjawab keluhan dari Vanessa dan memberikan klarifikasi unIndonesia Casinotuk menanggapi masalah pembatalan tersebut. Ikhsan Rosan selaku Manager Communications Garuda Indonesia menjelaskan delay penerbangan tersebut terjadi bukan karena ada pesawat yang ditumpangi Presiden Joko Widodo tengah melintas.

Biarkan hasil yang berbicara bukan cuma omongan semata.

“Bukan karena Pak Jokowi. Jadi kronologisnya pesawat itu dari Jakarta ada kerusakan teknis dan perlu perbaikan sekitar 2 jam. Selain itu ada Notice to Airmen (NOTAM) ada pergerakan VIP di Bandara Bali. Jadi tertahan bukan karena Pak Jokowi,” ujar Ikhsan seperti dilansir dari detik.com.

Maskapai besar ini pun juga memberikan bentuk pertanggungjawaban mereka dengan menyediakan transfer penerbangan ke pesawat lain sebagai kompensasi. Tak hanya itu, Garuda Indonesia juga memberikan uang kompensasi delay beserta hotel bagi penumpang yang akan berangkat pada pagi hari.

Rasa kecewa dan kesalnya Vanessa pun ia tumpahkan dalam postingan-nya itu. Penerbangan dari Denpasar-Jakarta yang seharusnya berangkat pukul 22.30 WITA harus delay selama 2 jam. Tak berhenti di situ saja, ketika para penumpang sudah rela menunggu, pesawat mereka pun harus dibatalkan di jam 2 dini hari. Umpatan pun semakin diekspresikan Vanessa lewat instastory-nya.

Beberapa waktu lalu, instastory selebriti Vanessa Angel ramai diperbincangkan. Bukan karena tentang sinetron atau film, tapi karena Vanessa mengeluhkan delay-nya maskapai Garuda yang akan ia tumpangi. Artis berusia 21 tahun ini juga menyebutkan kalau delay tersebut terjadi karena adanya penerbangan Presiden Joko Widodo.

Terjadinya delay pesawat di negeri ini memang sering kali terjadi. Entah karena faktor cuaca yang di luar kendali atau karena kesalahan teknis, keselamatan tetaplah menjadi poin utama. Berkeluh kesah memang sangat wajar, tapi jangan sampai spekulasi pribadi malah membentuk public opini. Semoga kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi.

Penulis