Sorong (Indonesia) Casino_Blackjack Technique_Online casino games_Baccarat strategy

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan baccarat

CRoulette gamblingintRoulRoulette gamblingette gamblinga dan Teman-Teman: *cenRoulette gamblinggo* *Rangga yang manaa?*

“Roulette gamblinghmmm…iya deh. Ntar dikabarin ya sorean ditelpon.”

Cinta: “Lo mau diwawancara sekarang? BASI TAU NGGAK! Madingnya udah mau terbit!”

Ciella, mba Cinta gengsi banget mau mengakui perasaannya. Tapi inilah yang namanya benci jadi cinta. Kamu-kamu yang kecantikannya cuma ibarat remah-remah keripik di dasar toples, jangan pernah jumawa. Mending kalau cowoknya se-charming Rangga. Kalau dapetnya yang kayak Mamet kan….hmmmm…hmmmm….hmmm….

Bisa jadi Cinta harus gagal move-on sampai rela menunggu Rangga sekian lama karena sebelumnya juga pernah melakukan hal yang sama. Pernah bayangkan perasaan Borne, nggak? Udah nganterin, nemenin nonton basket dan nonton konser — setiap ngajak keluar dijawabnya cuma:

(Cinta pasca kejadian “Basi madingnya udah mau terbit!”)

“Rangga itu cowok nyebelin, yang harus kita jauhin!”

(Hati Borne patah, hati Borne rapuh….)

Berhenti mengejar mimpi hanya karena satu orang yang kita cintai tak ada di sisi hanya akan jadi penyesalan di kemudian hari. Toh, dari cerita Cinta dan Rangga kita bisa lihat: bagaimana cinta sejati selalu menemukan jalannya sendiri. Kita tidak perlu menyibukkan diri dengan galau, cemas, dan berbagai kegiatan lain yang justru semakin mempersulit diri.

Kita sudah terlalu lelah ‘kan dengan film-film horor tak bermutu yang lebih banyak menjual keseksian dibanding keseraman?

Teman-Teman Cinta: “Cinta…Cinta…Cinta.”

Kisah Cinta menunjukkan bahwa tidak ada prestasi yang bisa bertahan selamanya. Pesaing bisa datang dan merenggut keberhasilanmu kapan saja. Untungnya Cinta sih, walau prestasi diambil hatinya juga ikut terambil oleh Rangga. Kalau cuma prestasinya yang diambil ya pasti sakit hati…

Jika diibaratkan sebuah klasemen tinju, Cinta adalah hadiah yang bisa didapatkan jika berlaga di “Kelas Berat.” Sementara Rangga hanyalah pemain Kelas Bulu yang kekuatannya tidak seberapa. Dibanding Borne, sumber daya yang dimiliki Rangga sangatlah terbatas. Borne lebih populer, lebih dekat dengan Cinta dan teman-temannya. Bisa menawarkan kemewahan antar jemput naik mobil, pula.

Rangga: *ngeloyor* *ogah berdebat soal pilihannya untuk melakukan segala sesuatu sendiri*

Cinta: *cuek*

Di balik segala kesederhanaannya, justru Rangga yang berhasil memenangkan hati Cinta. Dengan keunikan pribadi dan keberaniannya untuk tidak turut larut dalam hingar bingar remaja kebanyakan, Cinta justru merasa Rangga adalah cowok yang berbeda. Bahkan, demi Rangga, Cinta yang terkenal sering jual mahal itu akhirnya mau mengeluarkan usaha.

Terkadang, orang marah hanya butuh diperhatikan, menunggu inisiatif darimu untuk menunjukkan bahwa kamu peduli padanya, dan berusaha menenangkan hatinya. Begitulah rumus yang harusnya dipahami para pria jika menghadapi ceweknya yang sedang ngambek (atau memang hobi ngambek.)

Siapa sih yang tidak kenal Cinta? Cantik, pintar bikin puisi, populer pula. Tidak heran Cinta digadang-gadang jadi pemenang lomba puisi yang diadakan secara rutin setiap tahun. Tapi ternyata keberhasilan tidak selalu berpihak pada Cinta. Saat pengumuman dibacakan, dan Cinta sudah mulai berdebar, merasa siap maju untuk menerima piala — yang terjadi justru di luar rencana:

P.S: Buat cowok-cowok mirip Mamet di luar sana — harap waspada. Kamu cuma boleh baik dan berkorban demi cewek macam Cinta. Kalau ketemu cewek yang nggak bener, bisa-bisa kamu cuma dimanfaatkan :'(

Lewat seikat kacang rebus, percakapan di tengah jalan kaki, dan usapan mata yang berair karena bawang putih : kudapatkan hatimu~

Dari AADC, kita belajar tentang arti persahabatan yang sebenarnya. Bagaimana Cinta dan kawan-kawannya bisa merayakan perbedaan dan kekurangan yang ada. Masing-masing dari mereka tidak sempurna, tapi tetap bisa saling menerima.

Cinta dan Rangga itu kurang galau apa coba? Pisah saat sedang cinta-cintanya, LDR-annya pun tak sekadar Jakarta-Bekasi. Gahar ‘kan? Tapi toh hidup mereka tak berhenti. Cinta sukses berkarir jadi copy writer, Rangga pun meniti pekerjaan sebagai fotografer.

Beginilah simulasi level ke-ngambekan cewek berdasarkan kata-kata yang dikeluarkannya:

Prinsip selalu membuat kita punya pegangan.

Walau bisa terkesan keras kepala dan tidak mau mengalah, prinsip yang kencang dipegang oleh Rangga dan Cinta membuat mereka tetap utuh sebagai pribadi. Walau sebenarnya sedang saling jatuh cinta. Seandainya kita bisa seperti mereka, gak ada tuh ceritanya “meninggalkan teman” atau “kehilangan waktu untuk hobi” selama pacaran.

Kalau menyingkirkan barang peninggalan mantan aja nggak bisa, berarti belum niat move on namanya :p

Tanpa perlu saling berkirim stiker L*NE Brown and Conny, tanpa perlu jalan ke mall untuk nonton, tanpa makan malam romantis.

Tipe cowok kayak dia memang butuh perjuangan lebih keras untuk bisa menarik perhatian cewek. Tapi siapa sangka, justru dari tangan Mamet-lah ending legendaris dari film AADC tercipta. Bayangkan kalau Mamet tidak bisa mengantar Cinta, mungkin sampai Lebaran Gotham City status hubungan Rangga dan Cinta tetap akan jadi misteri.

Rangga yang se-cool itu saja bisa luluh dan kembali ke masa lalu hatinya waktu buku AKU jatuh di dekat kakinya. Kebetulan kecil yang menyebabkan ia kembali menghubungi Cinta. Kalau mau move-on sepenuhnya, jangan  pernah simpan barang-barang peninggalan mantan. Monumenkan. Masukkan ke kotak yang tidak akan kembali kamu buka.

Bayangkan jika Rangga tidak mengajak Cinta ke Kwitang, tapi justru menawarkan untuk kencan standar ke mall. Mungkin Cinta-nya juga nggak klepek-klepek dan rela menunggu sampai sekian belas purnama.

Cinta: “Apan sih lo? Kalau lo nggak nyaman di sini itu terus salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?”

Setelah nge-hits di tahun 2000-an, film ini kembali menggebrak kegalauan cinta anak muda di tahun 2014 dengan mini dramanya. Tapi tahukah kamu kalau film yang dianggap sebagai simbol kebangkitan perfilman Indonesia kala itu, ternyata mengandung banyak pelajaran hidup yang berguna sepanjang masa? Apa saja dan mengapa, di artikel ini Hipwee sudah merangkumnya buat kamu

(Kemudaian ketahuan jalan bareng.)

Rangga: “Apaan nih maksudnya?” *sembari mengacungkan surat*

Seandainyaaaaa aja Rangga mau usaha dikit buat mendekati Alya atau Milly. Paling tidak perasaannya pada Cinta tidak harus dipendam selama itu sebagai misteri.

Siapa sih yang gak kenal film Ada Apa Dengan Cinta? Film buah karya tangan dingin Mira Lesmana dan Riri Riza ini memang menjadi monumen tersendiri bagi anak muda yang besar di tahun ’90-an. Kisah Cinta, Rangga — serta gank mading masih tetap terasa gaungnya hingga sekarang.

(Rangga mempertahankan gelar juara prinsip di lapangan basket)

Coba kalau Rangga bisa deket sama temen temannya Cinta, mungkin jalan cintanya bakal lebih mulus kayak jalan tol. Gak perlulah ada adegan ketemu di bandara pada detik-detik terakhir. (EH TAPI, KALAU GAK KETEMU DI BANDARA GAK ADA ADEGAN CIUMAN DONG?)

Perputaran satu bulan itu 29,5 hari, nah purnama terjadi pada hari ke 14-15. Itu artinya, Rangga bakal datang setiap sebulan sekali. Tapi, tapi, tapi, tapi apa yang terjadi?

Kepala Sekolah: “Pemenang tahun ini….”

Kepala Sekolah: “Rangga!”

(Cinta lagi butuh banget wawancara Rangga)

Ini terjadi pada Cinta, setelah  gondok, marah marah, kesel dan curhat sama gank madingnya — eh ternyata Rangga dan Cinta malah jalan bareng. Ngakunya sih bukan kencan, tapi….

Rangga: “Kenapa? Kamu malu dilihat teman-teman kamu ngobrol di sini sama gue? Iya? Kenapa nggak mau ngelihatin gue?”

Sesekali mereka tetap bertengkar dan saling menyalahkan. Tapi tidak sekalipun Cinta dan kawan-kawan pernah saling menyudutkan. Apakah hubunganmu dan kawan-kawan yang kamu labeli “Sahabat” juga sudah sebaik ini?

Mas Rangga satu purnama =12 tahun? Becanda nih.

Film yang satu ini memang jawara. Layak dikenang, tak membosankan diputar ulang, juga menyimpan berbagai pelajaran pun nilai yang tak bisa diremehkan. Semoga ada film-film sekaliber AADC lagi ya yang mampu sineas Indonesia ciptakan.

“Cuma sekali aja, itupun karena terpaksa banget!”

Jangan pernah PHP sama orang kalau kamu nggak mau jadi korban PHP kemudian.